Saturday, October 29, 2011



It is Better to be Hated for what you are than Loved for what You are not -unknown


source: weheartit.com

Monday, October 24, 2011

Hari ini....

Hari ini, tanggal 24 Oktober 2011 mungkin hari yang biasa-biasa aja buat lo semua yang monday haters. Hari ini juga mestinya gue seneng, karena hari ini gue udah selesai mid-test. Tapi gak tau kenapa, harusnya gue lega, tapi rasanya kayak masih ada yang ngeganjel. Gue coba inget-inget, tapi ga ketemu. Ya udah lah, sebodo, pikir gue. Tapi gue bangga, kali ini gue percaya sama diri gue sendiri. Mungkin ini yang sebenernya dimaksud dengan pede (percaya diri). Gue bangga banget sama diri gue sendiri karena mid test ini pure hasil kerja gue tanpa nyontek sama sekali. Kebayang gak sih bangganya kalian jadi gue? Gue lupa, kapan terakhir kali nyontek, yang jelas, gue udah jarang nyontek lagi sejak kelas 8. Mungkin dorongan temen-temen gue yang bijak disana. Gue sekarang udah bisa bandingin rasanya kerja sendiri dan dibantu temen atau contekan. Rasanya gue begitu labil dan sama sekali gak percaya sama diri gue sendiri. Rasanya gue kaya ngegoblokin diri gue sendiri. Gue ga begitu peduli sama berapa nominal yang tertera di rapot bayangan gue. Kalo ada yang merah, ya emang segitu kemampuan gue, tanpa nyontek, tanpa ngebohongin diri gue sendiri. Wkwk oke, ini curcol abis. Tapi buat lo yang masih sering nyontek, bukannya nyindir atau ngejudge, tapi ada kalanya lo harus percaya dan jujur sama diri lo sendiri.

Gue mau share tentang kejadian di hari terakhir mid tadi. Jadi gini, pagi tadi pas pelajaran yang diujikan itu IPS (IPS MEN!!!-_-) dan pengawas yang bakal ngawas selama ulangan itu bu *ela atau bu d*la atau bu de*a atau bu del*. terserah lo mau pake yang mana. Yang jelas, jangan laporin ke orangnya yaaa. Pas dia masuk dan bagiin soal, dia ngomong gini "YANG GAK BAWA LEGITIMASI, KELUAR"

Saturday, October 22, 2011

STOP TOPENG MONYET!


Siapa sangka, di balik aksi lucu si monyet yang kerap kali mengundang tawa, kerap kali juga si monyet menjerit, merintih. Kenapa? Karena untuk bisa melakukan atraksi-atraksi yang mengundang tawa tersebut, mereka harus menjalani hari-hari terberat di hidup mereka. Dimana mereka yang sedang bahagia menjalani hidup normalnya di hutan bersama keluarganya, di datangi orang-orang yang tidak peduli pada mereka. Mereka yang belum tau dunia di luar hutan mereka, tiba-tiba di kurung dan di bawa. Bagaimana kalau kita ada di posisi mereka? Apa yang kita rasakan jika kita di ambil dari keluarga kita lalu di bawa ke tempat-tempat yang asing bagi kita?

antara xylophone, mayestik dan kentut Amal

Kemaren alias hari jum'at, niatnya kita berdua (gue dan si endut amal) mau cari xylophone! APAA? LO GA TAU XYLOPHONE?! SERIUS? sama dong kaya mak gue dan mbak mbak ram*yana. Xylophone tuh yang kaya gini nih
Tapi gak mungkin gue beli xylophone asli kaya gitu. Harganya juga jutaan men. Sedangkan xylophone yang kita cari itu xylophone mainan yg kaya gini


Atau mentok mentok xylophone yang di pake buat ngiringin topeng monyet juga gak apa-apa. Maaf gue ga punya gambarnya, gue ga tau mesti ngetik dengan keyword apa di google images. "kecrekan topeng monyet" gak ada, "Xylophone topeng monyet" gak ada, "properti topeng monyet" juga gak ada, "penyiksaan topeng monyet" ga ada, "penyiksaan manohara" apalagi.

Gue mau nyari xylophone sama amal itu buat musikalisasi puisi. Tapi, ga tau kenapa si caca pengen ikut. Ya udah lah, gak papa, enak ada objek buat di usilin.

Wednesday, October 19, 2011

Cerita

Aku duduk di atas pagar balkon yang pemandangannya langsung ke lembah hijau dan sawah-sawah. Ku tarik nafas panjang, ahh segarnya udara di sini. Domba domba di padang ruput yang hijau itu terlihat seperti gumpalan kapas kecil-kecil. Di samping padang rumput tempat domba digembala, air sungai jernih yang turun dari air terjun kecil mengairi sawah-sawah petani. Suara kincir air di sungai itu terdengar lembut bagai alunan angklung dari sini. Aku membuka backpack ku, dan ku keluarkan kamera digital slrku ke pangkuanku. Aku meneliti objek-objek, mencari sudut yang sempurna. Ku intai suatu objek, ku putar lensa kameraku, ku pertajam dan perbesar objek itu dan "hup" aku menahan nafas dan dengan cekatan ku tekan tombol shutter. "Fiiii pinjem kameraaaa sinih," seseorang memanggilku. "Apasih lagi dipake.. Baru juga pegang," jawabku malas. Aku melanjutkan aktivitasku tadi, mengambil gambar. "Buruan Fiaa, punya Avinya lowbatt, ga bawa chargeeeer!" Avi, kembaranku kini menarik narik lenganku, membuyarkan konsentrasiku, gambar yang ku ambil

Am i?

Am i needed?
Am i one of someone's important person?
Am i in someone's mind?
Am i missed and thought by someone out there?

They are the most bothering questions in my mind


Pocong di pojokan

Postingan kali ini tentang mimpi gue yang aneh dan peristiwa sesudah gue tidur. Jadi tadi malem gue mimpi. Dan mimpi gue itu horror bangeeeeet!

Malem itu gue GO bareng temen temen gue, terus gue pulang bareng si CACA. Nah, gue sama dia turun di depan kota baru, gue akan masuk ke gang itu sedangkan dia bakal langsung naik angkot cilegon. Kita turun setelah gang itu jadi dari tempat kita turun, gang itu keliatannya gelap bangeeeet. Gue sampe gak berani lah. Tapi masa gue bakal disitu terus sampe pagi? Dan yang lebih parahnya lagi, kita lagi dalam keadaan mental parno 100% gara gara pas hari sabtu abis nonton horror.

Atas desakan maut caca, akhirnya gue sms nyokap gue buat jemput gue disitu. Paling 10 detik motor nyampe lah dari rumah kesitu. Setelah 2 menit gue dan caca nunggu, nyokap gue gak dateng dateng! Ya, caca niat nungguin gue sampe nyokap gue dateng.

Satu menit, dua menit. Nyokap gue belom dateng dan akhirnya gue ngerelain caca pulang karna gue kesian ama dia. Pas setelah caca naik angkot,

Tuesday, October 18, 2011

Understand Me

i wish i can cry -as often as i do in my room- in front of her
i wish i can scream -as often as i do to myself- telling her what i feel


she knows my name
she knows what i am looked like
she knows what i like to eat
she knows what i like to do


but


she dont know the real i am
she dont know my real personality
she dont know my favourite food
she dont know my hobbies


i wish i have her to share with 
i wish i have her to support me reach my dream
i wish i have her who understand me
i wish i have her who knows everything about me


i just want  her like people have
i just want  her like in poems
i just want  her like my happy friends have


it doesnt matter if she can't buy what i want
it doesnt matter if she dont have arms
it doesnt matter if she's not rich enough
it doesnt matter if she's not beautiful enough


i want her to be me and feel what i feel
i want her to be me and realize how much i love to do something
i want her to be me just to know everything about me
i want her to be me just for one minutes

i didn't say i dont love her 
i didn't say i dont want her to be mine


i want her to understand me
i want her to support me whatever im doing

Photography

Stop the time for a while
Catch the moments
Capture memories
Capture it, feel it

The soul of an image
Find its souls, find its miracles


Screams of our soul 
Cure soul's pain


The way of feeling
Not about how great you take it
But how fearless you are


Don’t have to lie to anyone
Don’t have to be anyone else
You’ll just be yourself
And FEARLESS