Saturday, November 26, 2016

Sepi

"Apakah ia kesepian?"
ya, ia merasa sepi.
"Namun mengapa ia selalu menolak ditemani?"
karena hanya orang itu, ia yang meramaikan benaknya di keheningan malam yang bisa mengusir sepinya yang membekukan kalbu. 
"..........."
bukanlah siapa-siapa lagi.
"jadi dia akan menunggu?"
Ya, ia akan menunggu orang itu memohon diri. Menemaninya dalam sepi yang kelak menjadi hangat karenanya.


No comments:

Post a Comment